Analisis Buku Fiksi Dan Non Fiksi

BUKU FIKSI


Judul buku:  Laskar Pelangi

Penulis: Andrea Hirata

Tebal buku: 529 halaman

Penerbit: Bentang Pustaka, Yogyakarta


Sinopsis:

Laskar Pelangi adalah sebuah novel fantasi yang ditulis oleh Andrea Hirata. Novel tersebut mengisahkan kehidupan 10 anak di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung, yang bersahabat. Orang tua mereka bekerja sama dengan penambang timah.

Meski hidup dalam kemiskinan, mereka tetap bersekolah untuk menimba ilmu.Kondisi sekolah mereka sangat buruk dan tidak layak untuk hidup. Ia mendapat teguran dari pemerintah terkait penutupan sekolah karena jumlah siswa yang terlalu sedikit, yakni hanya 10 orang. Saat itu, sekolah hampir tutup karena pada saat masuk hanya ada 9 siswa.

Kemudian Harun datang agar sekolah tidak ditutup.Ibu Muslimah merupakan salah seorang guru yang sangat sabar dalam mendidik para siswanya. Meskipun hanya tamatan SMP, namun beliau memiliki tekad yang tinggi untuk mengabdikan diri pada dunia pendidikan.


Kelebihan:

Cerita ini memiliki gaya bahasa cinta yang baik yang membuat jalan cerita menarik untuk dibaca. Banyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari kisah di atas. Salah satunya adalah dengan menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas apa yang telah diberikan.


Kekurangan:

Setting cerita dari daerah terpencil sehingga ada beberapa bahasa yang orang awam tidak mengerti. 


BUKU NON FIKSI


Judul: pendidikan pancasila

Pengarang: Yudha Dana Prahara, Khoiriyaningsih, Anggi Afriansyah

Tebal Buku: 202 halaman


Sinopsis Buku: Buku ini dirancang untuk membantu siswa memahami nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan yang menarik dan interaktif. Dilengkapi dengan narasi menarik, gambar, dan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, buku ini bertujuan agar siswa lebih mudah memahami dan tertarik mempelajari Pancasila.


Tema/Materi: Materi yang disajikan meliputi pemahaman tentang Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Buku ini juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk mencapai kompetensi dalam Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka.


Amanat Buku: Buku ini bertujuan membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki semangat kebinekaan global, gotong royong, kemandirian, serta kemampuan bernalar kritis dan kreatif.

Buku ini disusun sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka, memberikan keleluasaan bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan potensi dan minat peserta didik sesuai dengan karakteristiknya masing-masing.

Comments